Photo by Omid Armin on Unsplash

Seringkali kita mendengar istilah personal branding dan manfaatnya, baik untuk kehidupan personal maupun professional. Personal branding membantu khalayak untuk mengenali dan mengingat anda sebagai seorang individu. Lebih utamanya personal branding menjadi acuan bagi anda dalam beraktivitas dan memilih bidang yang ditekuni, sesuai keahlian serta passion yang dimiliki.  Oleh karena itu penting bagi setiap orang untuk memiliki personal branding yang baik.

Berbicara personal branding erat kaitannya dengan hal-hal terkait diri seseorang. Personal branding adalah bagaimana anda merepresentasikan dan mengindentifikasi diri kepada khalayak. Keahlian, pembawaan diri, nilai-nilai dan kepribadian, itu semua merupakan bagian dari diri seseorang. Lantas apa hal utama yang perlu anda lakukan sebelum membangun personal branding?

Photo by Giulia Bertelli on Unsplash

Mengenal Diri Sendiri

Tidak terbatas hanya mengenai keingingan, minat dan bakat, mengenal diri sendiri memiliki konteks yang lebih mendalam serta membutuhkan waktu tersendiri. Karena itu ada beberapa bagian diri yang perlu anda kenali dan gali.

Kelebihan Diri

Mengetahui kelebihan diri tentu akan sangat membantu anda dalam memilih, menetapkan fokus serta minat anda yang akan ditonjolkan. Dengan mengetahui kelebihan anda bisa perlahan mengasah kemampuan yang dimiliki secara lebih mendalam, membantu anda dalam menyusun strategi personal branding.

Kekurangan Diri  

Tidak hanya menonjolkan kelebihan, mengenali kekurangan diri juga dapat membantu anda dalam memaksimalkan strategi personal branding. Seringkali seseorang berusaha membangun personal branding dengan melakukan berbagai hal tanpa menyaring hal-hal yang harus dihindari, sehingga personal branding yang terbangun tidak maksimal. Hal tersebut terjadi karena kurangnya seseorang dalam mengenali kekurangan yang dimiliki.

Potensi Diri

Sepintas mungkin terdengar sama dengan kelebihan diri. Jika kelebihan lebih berbicara mengenai hal-hal yang anda menonjol dan cenderung kompeten dalam melakukan, potensi lebih kepada apa yang anda bisa coba dan kembangkan dari kemampuan dasar yang dimiliki. Mengenali potensi diri dapat membantu anda untuk menemukan celah lebih banyak untuk membangun personal branding. Tidak hanya itu, anda juga akan memiliki lebih banyak opsi dan cadangan terkait bagaimana anda akan memilih sesuatu yang menjadi fokus anda.

Personal Value

Mengenal diri sendiri juga berarti menetapkan personal value atau nilai-nilai pribadi yang dianut. Setelah dibahas sebelumnya di artikel https://dbrandcom.com/sudah-siapkah-anda-ntuk-membangun-personal-branding/ , seseorang memerlukan konsistensi dalam membangun personal branding yang baik dan kuat.  Mengetahui personal value yang dimiliki akan membantu anda dalam menyelaraskan antara aktivitas dan perilaku, dengan personal branding yang dibangun.

Photo by Jared Rice on Unsplash

Cara Mengenal Diri Sendiri

Mengenal diri sendiri tentu memiliki proses yang tidak singkat. Berikut adalah hal-hal yang bisa anda lakukan untuk lebih mengenal diri anda, sebelum pada akhirnya membangun personal branding anda.

Menghabiskan Waktu Sendiri

Terkadang menghabiskan waktu sendiri diperlukan dalam proses mengenal diri anda. Tidak melulu memikirkan atau bergantung kepada orang lain, menghabiskan waktu sendiri akan lebih memberi diri anda waktu dan ruang untuk berpikir lebih mengenai diri sendiri. Selain berpikir, menghabiskan waktu sendiri juga akan membiarkan anda melakukan berbagai macam hal sendiri tanpa bantuan orang. Hal tersebut akan membantu anda dalam mengenali potensi diri.

Kesampingkan “Idealisme”

Mengenal diri sendiri berarti mencari tahu apa yang sebenarnya anda butuhkan dan bukan melulu apa yang anda inginkan. Berbagai idealisme terkadang membuat anda menolak untuk mengetahui dan menerima kondisi yang sesungguhnya mengenai diri anda. Contohnya adalah mengakui beberapa kekurangan yang mungkin anda miliki.

Trial & Error

Lakukan berbagai macam hal tanpa ada prasangka atau ambisi berlebih untuk sukses di kali pertama. Semua hal membutuhkan proses tersendiri sehingga tidak perlu takut untuk mencoba berbagai hal dan gagal untuk menemukan yang paling tepat untuk diri anda.

Saran & Kritik

Terkadang anda butuh input dan sudut pandang dari individu selain diri anda sendiri. Hal tersebut juga bisa membantu anda dalam memberikan affirmasi diri. Jangan sungkan untuk bercerita, meminta saran bahkan menerima kritik dari orang lain terhadap hal-hal yang anda rasakan dan lakukan. Hal ini akan membantu anda dalam berpikir dan memutuskan berbagai hal yang nantinya akan berpengaruh kepada proses anda dalam mengenal diri sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *