Saat ini merupakan era dimana teknologi mengalami perkembangan yang begitu pesat dan penuh inovasi. Berbagai aspek kehidupan sehari-hari maupun pekerjaan pada akhirnya berubah dan beradaptasi sesuai zaman. Perusahaan tidak lagi hanya menggunakan strategi atau cara konvensional dalam mempromosikan hal-hal seperti memasang iklan di billboard atau televisi, namun melibatkan penggunaan teknologi digital seperti media sosial, seach engine, website, dan lain sebagainya. Mengadakan FGD (Forum Group Discussion) dalam rangka mendapatkan insight pelanggan, atau mengadakan event untuk meningkatkan awareness terhadap perusahaan dan brand kini tidak hanya dilakukan secara offline, melainkan online agar mampu menjangkau audiens dari berbagai daerah sehingga insight semakin banyak namun dengan biaya yang lebih terjangkau.

Mudah, terjangkau, efisien dengan hasil yang berpotensi jauh melebihi target menjadi segelintir alasan pada akhirnya suatu perusahaan melakukan digitalisasi terkait aktivitasnya. Namun bagaimana jika seluruh atau sebagian besar perusahaan melaksanakan strategi digital tersebut? Bagaimana ketika suatu perusahaan masih harus atau ingin melaksanakan aktivitas yang mendukung aktivitasnya yang pada akhirnya berdampak kepada brand atau merek yang dimiliki oleh perusahaan tersebut, secara unik, impactful, bahkan mengkombinasikan antara offline dan online? Apa taktik yang bisa dilakukan dalam rangka menonjolkan identitas perusahaan dan brand yang dinaunginya? Hal-hal tersebut biasanya menjadi lingkup kerja suatu brand consultant.


Sebelum melangkah lebih jauh, apa yang sebenarnya dimaksud oleh brand?

Brand atau merek berdasarkan UU No.15 tahun 2001 pasal satu, ayat satu, merupakan tanda seperti huruf, angka, susunan warna, gambar, nama, maupun kombinasi dari keseluruhan unsur tersebut yang digunakan untuk membedakan atau memberikan ciri dalam aktivitas perdagangan dan jasa. Singkatnya brand adalah pembeda atau identitas yang diberikan oleh perusahaan kepada produk atau jasa yang mereka tawarkan.

Berikut beberapa komponen atau unsur dalam brand yang disebutkan sebelumnya, seperti logo, warna, jenis huruf atau font, elemen gambar, dan lain sebagainya yang pada akhirnya membentuk sebuah pembeda tersendiri dari brand lainnya. Tetapi identitas suatu brand tidak hanya sebatas dari aspek visual saja. 

MLDSPOT | Jadi Tren Menarik di 2020: Mengenal Lebih Dalam Sustainable  Branding
komponen atau unsur dalam brand. source mldspot article

Dilihat dari aspek verbal, maka suatu brand harus memiliki slogan atau tagline yang menarik dan representatif. Latar belakang, visi dan misi dari suatu brand tersebut juga menjadi aspek yang penting untuk di presentasikan kepada audiens sehingga tercipta adanya perasaan kesamaan atau representasi yang dapat diberikan suatu brand kepada pelanggan atau audiens yang menggunakan brand tersebut. Lebih dalamnya lagi adalah bagaimana dan dimana posisi brand suatu perusahaan berada di pasar? Sampai sejauh apa pengaruh yang dimiliki oleh brand kepada audiens sehingga terjadi aktivitas penggunaan yang berkelanjutan dan tahan lama dari konsumen?


Saat itu lah brand consultant dibutuhkan!

Secara singkat brand consultant berperan penting bagi kelangsungan suatu brand. Brand consultant merupakan lembaga penyedia jasa pengembangan suatu brand, terutama dari segi komunikasi pemasaran dimana target akhirnya tidak sebatas meningkatkan penjualan, tetapi juga brand awareness atau kesadaran publik akan brand, brand identity yang pada akhirnya akan sangat berdampak terhadap posisi brand dan perusahaan di pasar, citra serta impresi yang dimiliki oleh suatu brand di publik atau audiens, dan semua hal tersebut berpengaruh terhadap aktivitas dan keberlangsungan suatu brand yang dimiliki perusahaan.

Tidak terbatas hanya menentukan medium atau strategi apa yang akan digunakan dalam aktivitas pemasaran brand consultant juga merencanakan taktik apa yang paling tepat digunakan dalam strategi ini. Brand consultant tidak hanya membantu perusahaan dalam memenuhi target penjualan suatu brand melainkan membantu menciptakan loyalitas pelanggan dan audiens suatu brand. Tujuannya tidak lain kembali kepada keberlangsungan suatu brand.Proses yang kompleks dan mendalam tentu menjadi alasan mengapa perusahaan atau suatu brand membutuhkan jasa brand consultant.

Leave a Reply

Your email address will not be published.